Suryani, Puluhan Tahun Hidup Lumpuh
Foto : Dari Kiri Bariyah (Jilbab Biru) Tengah Memeluk Sang Anak Suryani (Kaos Hitam) Yang Mengalami Kelumpuhan.
PRINGSEWU - Amben atau tempat tidur kayu tua seolah menjadi teman setia Suryani selama 30 tahun lamanya. Pasalnya, wanita berusia 51 tahun yang tinggal di Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu itu mengalamai kelumpuhan. Di mana, kedua tulang kakinya kaku dan seolah mengecil hingga tak mampu membawanya melangkah. Hal serupa juga terjadi pada kedua tangannya. Sehingga Suryani pun harus tergolek lemah di salah satu kamar di rumah gubuknya.
"Suryani nggak bisa jalan itu sudah sekitar 30 tahun lebih. Kalau nggak salah pas dia lagi sekolah kelas 2 SMA, tapi dulu sekolahnya di SPG," terang Bariyah (71), ibu Suryani kepada Gerakan Relawan Pringsewu (GRP), Senin (22/10/2018) malam.
Bariya menerangkan, awal mula anak pertamanya lumpuh itu karena terjatuh saat tengah olahraga di sekolah.
"Dulu itu awalnya jatuh pas pelajaran olahraga, dari situ awal mulanya mas," katanya.
Bariyah mengaku, sudah berupaya untuk mengobati anaknya ke pihak medis. Namun, pihak medis tidak menemukan penyakit yang menyebabkan anaknya lumpuh.
"Dulu yang saya berobatin mas, cuma katanya nggak kenapa-kenapa," katanya.
Bariyah mengatakan, sehari-hari pasca kelumpuhan Suryani selalu tergantung pada dirinya dan adik-adiknya hingga saat ini setia merawatnya.
"Yang ngerawat Suryani ya saya dan adik-adiknya yang tinggal di sini. Soalnya Suryani itu kalau ke mana-mana kudu dipapah," jelasnya.
Meski begitu, Bariyah berharap , kelak anaknya bisa sembuh dari lumpuh.
"Doa saya sih semoga anak saya ini bisa kembali jalan," tutupnya.

Aamiin yaa robb. Semoga bisa pulih selama msh ada semangat utk sembuh
BalasHapusAmin.. Semoga yang terbaik adalah kesembuhan..
BalasHapus